53. A Bouquet

1233 Kata

Lucia membasahi bibirnya sebelum bertanya, “Apa karena dia yang membuatmu menangis waktu itu?” Kirana mengangguk kecil sambil tersipu malu. “Dia mencoba menenangkan saya sampai-sampai banyak mengatakan lelucon garing.” Kembali ke hari itu, nampan yang Kirana pegang seketika terlepas dan jatuh dengan bunyi melenting. Kevin yang kaget sontak saja berteriak dan itu memicu tangisan Kirana. Pria itu menjadi kebingungan. “Ke-kenapa kau menangis? Aku tidak berniat membunuhmu. Aduh bagaimana ini ….” Kevin menggaruk kepalanya mencari ide agar membuatnya berhenti menangis. “Hei, coba tebak. Apa sebutan untuk fish yang tidak punya eyes?” Tangisan Kirana masih terdengar. “A fsh,” jawab Kevin sendiri. Memegang kedua bahu Kirana, dia mengulangi jawabannya, “A fsh, a fsh. Kau paham, tidak?” Menung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN