Aaron menutup panggilannya dengan Lily, dan kemudian ia melemparkan tubuhnya ke kasur di belakangnya. Matanya menatap atap-atap ruangan dengan sorot mata tak terbaca, sambil sesekali bibirnya menghela napas lelah. Hari ini ia merasa sangat bersalah kepada Lily karena hari ini ia terlalu sibuk pada pekerjaan. Hari ini seharusnya menjadi salah satu bagian misi lima harinya untuk mendapatkan Lily, namun harus pupus karena panggilan dari Cellia yang tak ada henti-hentinya. Waktunya di sini tidak banyak, dan satu hari berharganya harus ia korbankan untuk mengurusi pekerjaan. Rasanya Aaron masih kesal akan hal itu. Tapi mau bagaimana lagi, perusahaan memang membutuhkan dirinya dan sepertinya Cellia juga sudah mulai kewalahan. Mungkin akan lebih baik jika ia dan Lily benar-benar bersama, seti

