Di saat Aaron tengah fokus dengan setumpuk pekerjaannya, pintu ruangan tiba-tiba terbuka menampilkan sosok Pierce di balik pintu. Pierce terlihat berjalan mendekatinya dengan wajah tak bersemangat dan hal itu cukup membuat Aaron keheranan. “Ada apa?” tanya Aaron heran. “Tidak apa-apa, hanya ingin mampir ke ruanganmu saja,” ucap Pierce sembari mengambil duduk di salah satu sofa di ruangan itu. Aaron menatap pria itu bingung, namun karena ada hal perlu cepat-cepat ia selesaikan, maka ia mencoba mengabaikan keberadaan Pierce dan berusaha untuk tetap fokus dengan tumpukan pekerjaannya. “Kau tidak akan pergi ke pesta itu?” tanya Pierce tiba-tiba. “Tentu saja aku akan pergi, aku harus menghadirinya agar hubungan perusahaan ini dengan perusahaan Mr. Walker tetap berjalan baik.” Pierce terli

