Saat ini Lily sedang berada di ruang ganti—jangan pikir ruang ganti di sini seperti ruang ganti di mall yang ukurannya hanya beberapa petak saja. Ruang ganti di sini luas, selain itu juga terdapat cermin besar di hadapan Lily untuk memudahkannya melihat penampilannya dalam balutan gaun pengantin yang saat ini tengah ia coba. “Bagaimana? Kau menyukainya?” tanya Emily yang berdiri di belakang Lily. Saat ini Lily memang tidak sendirian, ada Emily dan beberapa staff butik yang membantunya mengenakan gaun yang sedikit merepotkan ini. “Entahlah,” jawab Lily tidak yakin. “Ada apa? Kau tidak menyukainya?” tanya Emily khawatir. Lily mengamati penampilannya di depan cermin dengan sorot mata yang sulit diartikan. Bukannya dia tidak menyukainya, hanya saja gaun yang dipakainya ini agak terbuka—Ah

