CHAPTER 27

1879 Kata

Pada akhirnya Aaron memutuskan untuk datang. Pierce menerornya dengan panggilan yang tak henti-hentinya seharian ini. Dan begitu sampai di lokasi dia jadi menyesal—dia menyesal karena menuruti permintaan Pierce. Aaron masih berada di dalam mobilnya dan dia memutuskan menghubungi Pierce terlebih dahulu. “Kenapa kau tidak bilang kalau acaranya ada di lounge?” tembak Aaron langsung. Lounge merupakan restoran yang menjual minuman beralkohol, bisa dibilang lounge adalah bar untuk sekelas pebisnis, tempatnya lebih mewah dibandingkan bar biasanya. Dan Aaron benci tempat seperti itu. Bukannya dia tidak suka minum, Aaron suka minum—tapi dia lebih suka minum di rumah, jika diajak ke bar pun dia akan meminta di private room. Dia hanya tidak suka tempat ramai dan berisik “Kau sudah sampai?” tanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN