Hari keberangkatan Lily dan Aaron ke Paris akhirnya tiba juga. Sejujurnya Lily sedih, dia masih belum sanggup meninggalkan kota kelahirannya ini. Sebenarnya ia dan Aaron masih akan di London sampai empat hari ke depan. Mereka berencana menginap seminggu di rumah Lily sebelum benar-benar kembali ke Paris. Namun belum genap seminggu, Aaron sudah lebih dulu diterror karena urusan pekerjaan, yang mau tidak mau mengharuskannya segera kembali ke Paris. “Kau baik-baik saja?” tanya Aaron sambil melirik Lily khawatir. Saat ini mereka sedang berada di perjalanan menuju bandara. Pada akhirnya mereka memutuskan pergi sendiri menggunakan taksi. Ibu Lily tidak ikut karena tidak ingin membuat Lily semakin sedih. Sedari di rumah tadi, Lily memang tidak henti-hentinya menangis. Padahal ibunya terlihat

