Sebuah gagang telepon terjatuh dari tangannya. Jantungnya terasa sesak setelah mendengar berita yang baru saja didengarnya. Tubuhnya terasa lemas seketika lemas seakan semua tenaga dalam tubuhnya mendadak hilang. Untunglah Erick yang berdiri disisinya keburu menopang tubuh Riri yang hendak jatuh. Baru saja seorang polisi menghubunginya dan mengatakan bahwa putra sulungnya mengalami kecelakaan. Rasa panik, terkejut dan khawatir menyelimuti dirinya. Ia lalu memberitahukan suaminya apa yang baru saja terjadi. Suaminya pun tidak kalah terkejutnya, dengan segera mereka keluar rumah menuju rumah sakit yang tadi disebutkan polisi tadi. Tak lupa menghubungi Ansel yang masih berada di kampus untuk datang menyusul. Di rumah yang berbeda, maminya Clara menangis teesedu-sedu ketika ia mendengar jika

