Epilog

381 Kata

"Aku maunya yang merah, Dre!" "Tapi aku suka biru, Ra!" Ansel memutar kedua bola matanya ketika menatap suami isteri dihadapannya yang sedang berdebat. "Stop!" serunya. "Heran aku sama kalian berdua. Dari pada bingung memilih warna, kenapa tidak memilih warna ungu?" Saat ini mereka sedang berada di dalam sebuah baby shop untuk membeli peralatan yang dibutuhkan oleh bayi Andre dan Clara kelak. Karena saat ini perut Clara sudah membesar diusianya yang ke dua puluh delapan minggu. "Ungu?" tanya Andre dan Clara bersamaan. "Iya. Pencampuran warna merah dan biru adalah ungu. Adil bukan?" sahut Ansel dengan senyum lebarnya yang menampilkan giginya yang berderet rapi. Ia ikut bersama kakak-kakaknya karena ia diminta oleh Mamanya untuk membantu mereka membawakan barang yang tidak bisa ditol

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN