゚☆ 。 _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ׂׂૢ་༘࿐ ゚☆ 。 ┊ ⋆ ┊ . ┊ ┊ ┊ ⋆ ┊ . ┊ ┊ ┊ ⋆ ゚☆ 。 ┊ ┊⋆ ┊ . ┊ ⋆ ┊ . ┊ ┊ ゚☆ 。 ┊ ┊ ⋆˚ ┊ ⋆ ┊ . ┊ ゚☆ 。 ✧. ┊┊ ⋆ ┊ .┊ ⋆ ゚☆ 。 ⋆ ★ ┊ ⋆ ┊ . ゚☆ 。 ┊ ⋆ ┊ . ゚☆ 。 ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ༉‧₊˚. ゚☆ 。 H A P P Y R E A D I N G ゚☆ 。 ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ︶ ༉‧₊˚. " Ar? " sahutku pada Argentum yang duduk sembari memejamkan mata. Apa dia tertidur? Namun untungnya, hanya dalam beberapa detik, Argentum mau membuka mata. " Makasih, bajunya, " ucapku pada dia. Tak mendapatkan respon apapun dari Argentum, lantas aku mengambil tas maroon ku dan menggendongnya. " Ayo, pulang. " Argentum bangkit dari posisi duduknya dan mendadak menggenggam tanganku. Anehnya, aku tidak melawan atau melepaskan tangan hangat itu. Kami berdua berjalan keluar dar

