Happy Reading ~ - Adira duduk di sofa dengan pandangan kosong. Ia menatap lurus, kearah dimana Ayana tidur dengan pulas. Sarah malam ini menyuruh Adira dan Ayana menginap. Libur satu hari kerja, tidak masalah untuk perusahaan milik Adira. Sesekali ia memegangi pipinya yang terasa nyeri akibat pukulan keras dari Rajendra. Pikirannya kini berputar pada kondisi Ayana yang sangat lemah. Ia pun tadi sempat menghalangi Rajendra saat hendak memukulnya, hingga Ayana lah sebagai gantinya yang terkena pukulan Rajendra. Adira menghela napas berat, ia menyandarkan tubuhnya pada punggung sofa. Hidup sebagai orang dewasa sangatlah melelahkan. Masalah hidupnya kian hari semakin bertambah, tidak ada satupun yang terselesaikan dengan baik. Kini Adira pun bangkit, ia

