Bagian Delapan Belas

1502 Kata

Suasana sendu kini tengah menyeruak di diri seorang Reksa Dirgantara. Setelah meluapkan kekesalannya pada Violet tadi sore, Reksa merasa lega sekaligus tidak enak karena mungkin telah membuat hati gadis itu terluka. Jujur, ia menyesali perbuatannya yang seketika lepas kontrol saat berhadapan dengan Violet. Ingin meminta maaf, tapi Reksa terlalu gengsi untuk mengucapkannya. Dan di sinilah Reksa sekarang. Di dalam kamarnya yang diterangi dengan temaram lampu sambil berjalan bolak-balik untuk memikirkan apa yang akan ia lakukan ketika ia bertemu dengan Violet nanti. Namun, Reksa masih saja bimbang hendak mengatakan kata maaf atau tidak karena baru pertama kali ini ia berencana meminta maaf kepada seorang perempuan. Gerakan kakinya melambat ketika ekor matanya secara tidak sengaja menangkap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN