Kakinya yang berpijak di tanah saat ini terasa semakin berat ketika tanpa terasa langkahnya sudah berada di dekat rumah seseorang yang seharian ini bisa terbilang ia hindari. Violetta, gadis yang memiliki tinggi badan kurang lebih 165 senti meter itu melangkah dengan perlahan sembari menatap jalanan yang ia tapaki dengan tatapan kosong. Matanya yang sembab dan seragam sekolah yang sudah keluar dari tempatnya membuat Violet sekarang terlihat seperti orang yang tengah berputus asa akan kerasnya kehidupan. Ia bahkan sampai tak peduli lagi pukul berapa sekarang, apakah Oma Ana mencarinya, atau kemungkinan lain yang biasa ia pikirkan. Hari ini pikirannya benar-benar kacau. Violet benar-benar ingin menyendiri, menarik diri sejauh mungkin dari keramaian, lalu melampiaskan rasa sakit hatinya deng

