Violet mencengkeram ujung roknya dengan kuat ketika dihadapkan kembali dengan laki-laki yang menyatakan cinta padanya dua hari lalu. Mati-matian ia menahan u*****n agar tak keluar dari mulutnya walaupun sedari tadi Violet dibuat gemas dengan tingkah laku Delta yang seakan keadaan baik-baik saja setelah kejadian kemarin. Sama seperti kemarin, Violet hanya diam. Sesekali menanggapi kalimat yang keluar dari mulut Delta dengan gumaman, berharap laki-laki itu berhenti mengoceh dan memilih untuk membungkam mulutnya. Tapi, nyatanya cowok itu semakin memperpanjang ocehannya sambil tertawa-tawa sendiri, entah apa yang ditertawakannya Violet pun tak tahu. Sepanjang perjalanan, ia juga merutuki dirinya sendiri. Mengapa ia tidak tegas sejak awal? Jika memang tak mau, bilang tak mau. Berpasrah diri

