Violet terbangun dari tidurnya ketika mulai merasakan ada sesuatu yang mencekal pergelangan tangannya. Mata bulatnya yang terasa masih berat pun perlahan demi perlahan ia buka untuk memastikan keadaan sekitarnya. Ketika matanya telah terbuka sempurna, ia sama sekali tak melihat apapun di depannya kecuali selimut yang menutupi tubuhnya dari hawa dingin malam. Namun, perlahan ekor matanya menangkap seseorang yang tengah duduk di sampingnya sambil menidurkan kepalanya di tepi kasur milik Violet. Tak ingin menduga-duga lebih lanjut, perlahan Violet menolehkan kepalanya ke arah kanan yang di sana terdapat sesosok laki-laki dengan tangan kekarnya yang melingkar sempurna di pergelangan tangannya. Kedua matanya seketika membulat saat menyadari sosok laki-laki yang ada di sampingnya sekarang adala

