Zaky masih mengumbar senyum, menatap wajah sang kekasih yang terlelap. Sangat damai dan menghangatkan hatinya. Sentuhan jemari tangan Zaky bergerak pelan merapikan helaian rambut yang menutupi wajah sang kekasih dengan seulas senyum manis yang tersemat tatkala sang wanita menggeliat. "Ehmm ...." Clary mengerjap pelan, "kau sudah bangun?" "Maaf, Sayang. Apa aku mengganggumu?" "Tidak, aku hanya merasa sedikit mual," sahut Clary sedikit berusaha untuk bangkit. Dengan sigap Zaky berusaha membantu Clary ketika hendak turun dari ranjang. Tubuh telanjang gadis itu ditutupi selimut baru melangkah pelan ke kamar mandi. "Rupanya sesusah ini saat seorang wanita hamil, ya," gumam Zaky sambil mengusap punggung wanitanya dengan sangat lembut. "Masih mau munta
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


