Zaky masih berdiri di atas panggung meski seluruh lampu telah dimatikan. Ia memerhatikan kerumunan penonton yang mulai membubarkan diri. Sejenak kemudian tubuhnya merosot jatuh dan terduduk di sana. "Clary ... apa kau bisa melihatku?" lirihnya pelan. "Aku sudah menjadi bintang yang terang agar kau bisa melihatku dari mana pun kau berada kini." Zaky melepaskan klip on dari telinganya ketika sebuah tangan terulur padanya. "Ayo pulang, konser sudah usai." Sesaat Zaky kembali menunduk lalu menghapus jejak air mata yang sempat singgah di wajahnya. Barulah ia kembali mengangkat wajah dan tersenyum pada sosok perempuan yang kini berdiri di sebelahnya dengan tangan terulur. Zaky menyambut tangan itu. "Kau selalu saja tampil memukau," puji gadis itu ketika mereka melangkah m

