Zaky menggandeng tangan Clary. Berjalan di trotoar mengitari taman kota dekat Zaky menginap. Atas izin Judy semua terwujud keinginan Clary untuk menghabiskan malam dengan kekasihnya bisa terwujud. "Zaky, apa di sekitar kita ada penjual es cream?" tanya Clary sembari merebahkan kepala di bahu sang kekasih. "Kau mau es cream, ya." Clary mengangguk penuh harap. Zaky yang melihatnya pun tersenyum. Ia mengacak-acak poni gadisnya dengan gemas. "Ayo kita beli es cream, tapi kita harus kembali, karena penjual es creamnya sudah terlewati tadi." "Begitu, ya." Clary memanyunkan bibirnya. "Kenapa, apa kau sudah lelah?" Clary mengangguk manja. "Kau ini." Zaky semakin gemas, ia menarik hidung Clary membuat gadis itu makin cemberut. "Sudah jangan merajuk lagi

