BAB 44

1266 Kata

Reyhan panik Marisa tidak sadarkan diri. Terlihat ada darah di kaki Marisa yang mengalir dari bagian atas tubuhnya. Bau anyir dari darah tersebut merebak di dalam mobil Reyhan. Bagian keningnya juga mengeluarkan darah. Ia berusaha mengendalikan diri untuk tetap tenang dan fokus mengendarai mobil. “Sa, bangun, Sa!” Reyhan menepuk pelan pipi Marisa dengan tangan kiri, sementara pandangan tetap mengarah memperhatikan jalan. Mobil melaju menuju rumah sakit terdekat. Reyhan menemukan keberadaan Marisa melalui orang yang menghubunginya. Marisa ditemukan di wilayah pesisir Pantai Ancol. Gadis yang ia cintai itu tengah dikejar oleh si penculik karena berusaha untuk kabur. Beruntung Reyhan datang dan menyelamatkan Marisa. Reyhan menginjak pedal gas dengan kencang sambil mencari rumah sakit ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN