BAB 59

1195 Kata

Ketukan palu mengakhiri persidangan yang berlangsung selama tiga jam itu. Karin dan Reyhan kembali dibawa polisi ke sel mereka masing-masing. Marisa meminta izin Indra untuk menemui Reyhan sebentar sebelum Reyhan kembali ke sel tahanan. "Ayah, Bunda izin mau ngobrol sebentar sama Reyhan, ya.” Marisa menatap Indra yang duduk di sebelahnya. "Boleh, tapi cuma sebentar, ya.” Indra menggenggam tangan Marisa, seakan tidak rela istrinya akan mengobrol dulu dengan mantan kekasih. Marisa memberhentikan Reyhan yang akan dibawa polisi. "Permisi, Pak! Boleh saya berbicara sebentar dengan Pak Reyhan?” tanya Marisa pada dua orang polisi yang akan membawa lelaki itu. "Boleh, tapi hanya di sini dan dengan pengawasan kami!" Marisa diizinkan polisi. Ia kini menatap Reyhan dengan binar rasa kecewa.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN