BAB 42

1855 Kata

Jalanan saat itu tidak macet karena masih subuh. Dengan tanpa hambatan, Gusti dan Santy sampai dengan cepat di kediaman Indra. Rumah itu terlihat sepi dan sunyi. Tidak ada satu pun mobil yang terparkir di halaman sehingga Gusti dan Santy mengira anak dan menantunya sedang tidak ada di dalam rumah. Sebuah mobil masuk ke halaman rumah Indra saat Santy dan Gusti memencet bel. Terlihat sosok Indra dan Rika keluar dari mobil tersebut. Rika terlihat sangat lemas dan dipapah Indra untuk berjalan. Santy mendekat dengan penuh rasa heran. “Marisa di mana?” tanyanya. “Marisa hilang, Ma,” jawab Indra dengan lirih. “Hilang gimana?” Badan Santy langsung oleng sampai Gusti harus menahan tubuh istrinya agar tidak terjatuh. Mereka masuk ke dalam rumah. Santy ingin mendengar cerita langsung dari Indra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN