BAB 33

1081 Kata

BAB 33 “Uhuk … uhuk …” “Fah, ini minum.” Elvano langsung memberikan air minum, dia tampak perhatian sekali pada Afifah, raut wajah cemasnya tergambar degan jelas. “Elvano, apa maksud kamu!” pekik neneknya kaget bercampur murka. “Fah, maaf … maafkan aku yang tidak tahu diri ini. Meski aku sadar diri kalau aku hanyalah pria b******k dengan masa lalu suram dan penuh dosa. Tapi aku tidak bisa menampik kenyataan kalau hatiku jatuh padamu, seorang gadis baik-baik yang tidak pantas untuk pria b******k sepertiku.” Afifah hanya diam melongo, dia benar-benar kaget mendengar pengakuan dari mantan bosnya itu. Kedua orangtua Elvano tidak kalah kaget, dia tidak menyangka kalau putranya akan menyatakan cinta pada Afifah. Sedangkan Yuria tentu saja merasa terluka, dia sudah mencintai Elvano sejak du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN