BAB 38

1180 Kata

BAB 38 “Fah, kamu tidak perlu khawatir soal itu, kamu tahu sendiri kalau umiku dipoligami oleh abiku. Meski abi berusaha untuk adil pada istri-istrinya, dan meskipun umi bilang kalau dia ridho. Tapi aku tahu sendiri bagaimana dulu sempat beberapa kali aku mengetahui umi menangis diam-diam.” Abhizar mengela napasnya. “Jujur, dulu aku sempat marah dan benci pada abiku. Karena kalau dia cinta umi, mengapa harus melakukan poligami, terlepas dari apapun alasan yang abi berikan, aku tetap kecewa pada beliau. Umi selalu menasehatiku, kelak kalau aku menikah nanti, usahakan jangan melakukan poligami. Bukan karena menentang ajaran agama, tapi sebagai manusia biasa, umi takut aku tidak bisa adil nantinya dan hanya akan menyakiti hati wanita yang menjadi istriku. Karena mau setegar apapun seorang p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN