Tidur di dalam tenda semalaman membuat punggung Maggie kesakitan. Sam sukses membuat tulang-belulangnya terasa akan lepas. Maggie bangun sangat pagi, wanita itu meninggalkan Sam yang masih tertidur. Karena tidak kuat menahan sakit, Maggie seģera masuk ke apartemen milik calon suaminya lalu tidur diatas kasurya yang empuk. Semalam memang menyenangkan tapi dampaknya juga terasa, dalam hal ini adalah dampak buruk. Baru sebentar ia tertidur, suara ketukan dikamarnya mulai menggemah. Maggie tidak berniat sedikitpun untuk bangkit, hangatnya bantal sudah merayu matanya untuk tidur. Beberapa menit ia menunggu ketukan kedua, tapi ternyata tak ada suara ketukan lagi. Karena penasaran, Maggie membuka pintu kamarnya. Wanita itu mengucek matanya untuk memastikan sekelilingnya. Tak ada siapapun diluar

