"Brother, lo kenapa? Astaga!" Dari luar dan tanpa mengetuk pintu Ganta langsung nyelonong masuk, ia dikabari oleh Asher bahwa Vaga kembali masuk ke rumah sakit. "Jauh-jauh lo dari gue." Sementara Vaga yang merasa risih karena Ganta yang tiba-tiba memeluknya mendorong kuat cowok itu hingga terhuyung ke belakang. "Kejam amat lo sama gue," kata dramatis, Vaga tak peduli. Vaga menepuk-nepuk bahunya dan bagian tubuh lainnya yang dipeluk oleh Ganta, melihat itu sang empu mencebik. "Gue gak senajis itu sialan!" "Bodo amat." "Yeu dasar batu," ucap Ganta sedikit kesal, kemudian ia bertanya kembali pada cowok itu. "Kali ini kenapa lagi lo?" "Biasa anak jagoan mah babak belur terus, harus tahan banting." Vaga sedikit menyombongkan diri, ia sengaja berkata seperti itu karena ingin melihat reaksi

