Viona baru saja sampai, setelah diantarkan oleh Asher sampai parkiran apartement saja. Ia merebahkan tubuhnya yang terasa pegal di atas ranjang, Viona menatap langit-langit kamar lalu menghela nafas panjang. Ia berpikir ternyata hidupnya seberat ini, ia tak menyangka bisa berada dalam posisi harus menjadi tawanan orang, meski bukan bentuk tahanan Polisi, tetap saja Viona merasakan beban yang berat di pundaknya. Viona bangun, ia hendak membersihkan diri sekalian mandi dan berkutat di dapur memasak makan malam untuk Vaga. Ia keluar, apartement terasa sunyi, sepertinya Vaga belum pulang. "Dari mana lo baru pulang jam segini?" Pucuk dicinta ulam pun tiba, baru saja Viona memikirkan Vaga, yang dipikirkan muncul dari belakang. Viona berbalik lalu menjawab pertanyaan dari laki-laki itu. "Da

