Alora mondar-mandir di dalam kamarnya, saat ini ia tengah kebingungan untuk menyangkal pada Asher bahwa dirinya enggan pergi memeriksakan diri, Asher mengajak Alora untuk memastikan usia kehamilan wanita itu. Jika masih kecil maka keputusan Asher untuk menghilangkan janin yang ada dalam kandungan Alora semakin bulat, Asher tak ingin terlibat masalah yang lebih besar lagi suatu hari nanti dengan kehadiran anak tersebut. Meski dinilai jahat, Asher tidak peduli dari pada dirinya harus melihat anak itu hidup menderita seperti Vaga. Sebenarnya Asher sendiri tak tega, ia masih memiliki hati nurani hanya saja ketakutannya akan malapetaka yang terjadi membuatnya menutup mata, Asher yakin jika anak itu lahir maka anak itu hanya akan membawa kesialan baginya dan juga bagi anak itu sendiri. Lantas ap

