(Bab 52)

3401 Kata

"Selamat Kakak ipar, selamat Mas." Ucap Uni memeluk gue sama Mas Juna erat, Uni bahkan menatap gue dengan tatapan berkaca-kacanya, Uni terus aja mengucapkan kata terimakasih ke gue tapi sekarang gue udah gak mau denger lagi ucapan Uni yang kaya gini, Uni bukan cuma sahabat gue sekarang, Uni adalah keluarga bahkan Adik Ipar gue sekarang, setelah ucapan Mas Galih kemarin gue udah mutusin semuanya dan pada akhirnya pilihan gue gak akan berubah, gue tetap memilih Mas Juna sebagai calon pendamping hidup yang insyallah akan menjadi pendamping terbaik untuk gue dan sekarang, detik ini, saat ini, resmi sudah gue menyandang status seorang istri, Mas Juna menikahi gue beberapa jam yang lalu. "Lo bisa berhenti natap gue dengan tatapan berkaca-kaca lo kaya gini? Gak malu lo di liatin sama banyak oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN