CHAPTER 44

2400 Kata

Rolf pulang kerja ke rumah Kara sambil menggerutu. Diikuti oleh Gary yang masih belum puas memaksanya bekerja. Pagi tadi sudah diseret kerja dengan penuh drama, masa pulangnya pun masih mau diikuti sambil membawa setumpuk berkas. Memang tak sadar diri bos satu ini. Dikira gara-gara siapa pekerjaan di kantor jadi menumpuk seperti ini? Jelas salah Rolf yang terlalu sibuk menguntit Kori sampai lupa pulang. “Dengar, aku tak mau kerja sebelum memeluk Pom. Kau harus membantuku membujuknya.” Ancaman t***l apa ini? Gary sampai tak mau mengeluh lagi. Serigala hitam itu menghela napas, pura-pura tak dengar ocehan bosnya barusan. “Minggu ini sudah ada dua laporan masuk tentang serangan binatang buas. Kau harus segera memeriksanya, Bos.” Dia terus saja meminta tindakan pada masalah yang datang ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN