CHAPTER 60

2529 Kata

Setelah berbicara dengan Kara, Kori terus memikirkan apa yang sebaiknya dia lakukan. Bukannya Kori tak percaya akan keputusan Kara dan Rolf, dia hanya merasa tak benar membiarkan orang lain yang memutuskan sesuatu untuknya. Mungkin karena dia masih bingung dengan keadaan sekitarnya. Dari semua kejanggalan yang ada, tindakan Dexter yang paling mengganggu pikiran dan orang itu pula yang paling tak bisa ia temui untuk mempertanyakan kebenarannya. Kori mengacak rambutnya, bangun meninggalkan tempat tidur. Namun sebelum ia turun, Rolf lebih dulu memeluk pinggangnya. Kuatnya pelukan lengan kekar Rolf tak seperti gerakan refleks orang yang sedang tidur. “Apa aku membangunkanmu?” Rolf terbangun karena Kori terlalu rusuh. Hangatnya tempat tidur jadi dingin karena embusan angin malam yang masuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN