CHAPTER 62

1642 Kata

Setiap kali Cato datang mengadu, sakit kepala Gary bertambah parah. Rolf pasti mengamuk kalau dia berani datang membawa Greta ke rumah Kara. Selain itu kebohongannya pasti akan langsung ketahuan. “Aku tak bisa memutuskan. Kita tanyakan pada Bos,” ujar Gary. Wajah Cato memucat. Kepalanya menggeleng dengan kuat tak bisa membayangkan pembicaraan langsung dengan Rolf. “Gimana tanyanya?” “Pertanyaan bodoh. Kita langsung ke sana, apalagi memangnya? Bos tak akan ke sini kalau tak ada maunya.” “Aku tak mau ikut.” “Kau ikut. Cobalah berteman dengan Po – Kori!” Cato mengembungkan pipinya. Ditarik paksa Gary sama sekali tak menyenangkan. Apalagi cara panggil pacarnya pada Kori masih suka salah-salah. Gary yang menarik Cato mulai kesal lagi. Cato ini kemarin bilangnya mau berubah, tapi aslin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN