Dari dalam lemari, setelah mandi dan mengganti bajunya dengan piyama putih, Nadya langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur sembari mengecek batrai ponselnya yang sudah di-charge selama kurang lebih lima belas menit. Dia mengaktifkan gawainya, lalu melihat pesan dari Jingga yang mewarnai layar ponselnya. Jingga Kamu di mana? Aku ke rumah ibu kamu nggak ada. Bales. Telepon aku. Sudut bibir Nadya terangkat. Dia malas membaca pesan-pesan itu, tapi tak lama kemudian nomor Jingga memanggilnya juga. Sejujurnya Nadya malas untuk mengangkat, tapi akhirnya dia menekan tombol hijau juga barangkali ada hal penting dan Jingga berubah pikiran. "Kamu di mana?" Jingga langsung bertanya begitu sambungan tersambung. "Kenapa emang? Kamu cari aku?" "Iya. Kamu di mana? Udah malem, kamu nggak ma

