Fathan mendatangi kantor Revano. Ia akan menurunkan egonya demi sang adik, ia akan memberi kesempatan pada Revano untuk bersama Seraphina. "Permisi Pak, ada yang mau ketemu dengan bapak," jawab seseorang yang menjadi sekretaris Revano. "Suruh masuk," ujar Revano tegas. Ceklek. Pintu terbuka dan Revano langsung menengok ke Arah pintu tersebut. "Ada apa?" Tanyanya to the point kepada Fathan. "Ada yang mau gue bicarain sama lo," ujar Fathan. "Kalau lo mau marah-marah dan minta gue minta cerain Seraphina, gue gak akan pernah mau," ujar Revano yang menebak asal tujuan Fathan. Fathan mendesah. Adik iparnya ini sok tahu. "Gue mau kasih lo kesempatan lagi buat kembali sama Seraphina," ujar Fathan dalam satu tarikan napas. Revano terdiam mencerna ucapan Fathan barusan. Itu tidak s

