CHAPTER 42 – Labyrinth

2422 Kata

Kami baru saja memasuki gua, tempat itu terlihat jauh berbeda dari bagian luar. Di dalam terdapat banyak batu perhiasan yang menempel pada dinding gua. Berfungsi sebagai ganti alat penerangan. Jalannya cukup rata, tapi memiliki begitu banyak belokan. Tidak ada siapa pun di sini, baik itu para Pixie atau Marine. Kami menghentikan langkah saat sampai di pertengahan gua. Saking luasnya tempat ini, kami sampai tidak tahu harus melewati jalan yang mana. Maksudku, tiap pintu gua itu ternyata merupakan satu. Di dalamnya saling berhubungan antara gua satu dan yang lainnya. Setidaknya di depan mataku saat ini ada enam jalan yang harus dipilih dan aku sama sekali tidak ingin berpencar apa pun yang terjadi. “Jadi kita harus lewat mana?” tanya Daisy. “Aku tak tahu. Tempat ini seperti tidak ters

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN