BAB 29: RITUAL DAN RENCANA

1732 Kata

​Bagi seorang Caspian Devereux, reputasi dan kesempurnaan adalah segalanya. Sifat gila kendali yang mendarah daging di dalam dirinya menolak keras adanya ruang untuk kegagalan, bahkan untuk urusan ibadah yang baru saja ia pelajari. Dua hari setelah draf kontrak diserahkan ke restoran Paman Hasan, Caspian memutuskan untuk kembali mendatangi masjid pusat kota Edmonton di sela-sela kesibukan korporatnya. ​Bukan untuk urusan dokumen, melainkan untuk memastikan bahwa ia tidak akan melakukan kesalahan memalukan saat hari pernikahan taktis itu tiba. ​ Awalnya, Caspian sempat mengira bahwa menghafal gerakan dan urutan ibadah ini akan semudah membalikkan telapak tangan seperti membaca laporan keuangan Devereux Group. Namun, saat ia berdiri di ruang privat bagian belakang masjid, kerutan samar mu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN