chapter 28

1249 Kata

Harold sudah berada di atas panggung, ditemani oleh Aurel, dan juga Tessia yang menjepitnya disamping kiri dan kanan. Beberapa kali ketiga orang tersebut melempar pandangan dingin sesekali namun tidak ada yang berani untuk berucap sepatah katapun ditengah situasi seperti ini. Sebelumnya, saat nama Harold disebutkan. Suasana menjadi hening yang kemudian disusul dengan kericuhan, banyak orang yang menatap dingin padanya tetapi sama seperti sebelumnya. Tidak ada yang berani berucap ditengah acara penting seperti ini. "Untuk dua orang lainnya. Aku akan menyebutkan secara bersamaan, mereka bukanlah seorang bangsawan namun mereka memiliki bakat sihir yang cukup mengagumkan," ucap Noren." Baiklah, langsung saja, Luke Endersilk dan Charlotte Werlock, silahkan naik ke atas!" Lalu dua orang berdi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN