Adiknya pelangganku Part 2

1142 Kata

Saya menindihnya, dan masih menciumi bibir dan menjilati lehernya, sampai ke telinga sebelah dalam yang ternyata putih mulus dan beraroma khas. Tangannya meraba tongkol besar saya di celana dan terus meremasnya seiring dengan desahan nafsunya. Merasa dia mulai mengimbangiku, saya tidak ragu ragu lagi saya buka saja seluruh kancing bajunya. Tidak sabar saya ingin segera menikmati buah nenennya yang bulat kenyal berukuran 36B putih mulus dibalik kutangnya. Sekali tarikan tali kutangnya terlepas, kini tepat di depan mata saya dua gunung kembarnya yang berukuran buah kelapa gading, putih kenyal dengan p****l berwarna merah muda yang mencuat kurang lebih 1 cm. Puas saya pandangi, saya lanjutkan dengan menyentuh pentilnya dengan ujung ludahku, saya pilin pilin terlebih dahulu dan akhirnya saya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN