Mbak Lely sudah beberapa tahun lamanya menjadi pembantu di rumah Tuan Hendro. Ini adalah tahun ke-7 dia jadi pembantu. Mbak Lely merasa betah karena keluarga Pak Hendro sangat baik padanya dan dia memberi gaji para pelayan mereka lebih dari yang mereka harapkan. Mbak Lely adalah wanita yang terlalu banyak berpikir. Tuan Hendro mengetahui hal ini. Tapi dia tidak benar-benar memikirkannya. Jika hidup terjamin, dia juga bisa menabung untuk asuransi hari tua. Pertanyaan lain adalah perilaku Tuan Hendro yang terus-menerus meminta pelayannya untuk memberikan pelayanan saat istrinya tidak ada di rumah. Bahkan, dia menyukainya. Mbak Lely adalah seorang wanita desa, tetapi dia seorang wanita yang menarik. Dia tidak terlalu muda, kurang lebih 30 tahunan usianya. Dia tidak terlihat seperti wanita de

