“Ibu sedang apa dengan kakak ini,” katanya lagi. Lalu perlahan Lely menggulingkan tubuhnya yang mulus dan berbaring disamping saya tanpa berusaha menutupi tubuhnya yang tanpa busana itu. Saya mengambil satu guling dan menutupi perut dan tongkol besar saya . “Iyan, Sedang apa kamu disini?” kata Lely lemas. “Iyan pulang sekolah sedikit lebih pagi dan Hendro mencari Ibu di rumah, ternyata Ibu lagi main kuda kudaan sama kak Harry,” kata Iyan tanpa mengedipkan matanya ke arah tongkol besar saya. Saya begitu malu sekali tetapi juga heran melihat Lely yang merespon dengan tenang saja. “Ya sudah, Iyan ingin main di luar saja,” kata Iyan tiba-tiba. “Oh, iya, jangan mengotori rumah apalagi ngerusak barang..” kata Lely sambil berusaha menasihatinya dan mulai mengenakan bajunya. “Iyan ingin mai

