Clara sudah memperingatkan Leon agar menghentikan laju mobilnya di depan komplek saja. Tapi, laki-laki itu menolak. Leon nekat membawa Clara hingga sampai ke kediaman gadis itu. "Makasih udah nganterin. Maaf aku nggak bisa mempersilakan kamu mampir dulu buat semen-" "Aku perlu bicara sama mama kamu," potong Leon. Clara mendelik. "What? Buat apa?" "Ya aku perlu laporan kalau aku sudah berhasil mengantarkan anaknya dengan selamat," jawab Leon. Leon hendak membuka pintu mobilnya, namun, Clara bergerak cepat untuk mencegah hal itu terjadi. "Please, Leon. Ini bukan waktu yang tepat," lirih Clara dengan nada putus asa. "Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Mau menunggu sampai kamu dilamar Danial? Aku tidak bisa. Aku tidak mungkin membiarkan hal itu terjadi," terang Leon. Clara terdiam. Ia

