Manusia itu memang selalu kurang, apa yang sudah halal tidak lagi menarik dan apa yang tidak halal terlihat begitu menarik. Setan telah melemparkan jeratan dan menghiasai apa-apa yang tidak halal menjadi menarik agar manusia terjerumus dalam dosa. Dan disinilah Abiyan merasa menyesal telah menceraikan Amara karena sejak saat dia menceraikan Amara, wanita itu semakin terlihat menarik di matanya. “Aku tidak nyangka kamu suka bekasku,” kata Abian tepat ditelinga Satria agar tidak terdengar Amara. ‘Cih, dasar lelaki tak berperasaan menyamakan Amara dengan barang.’ Satria ingin sekali menyumpal mulut kakaknya dengan kaos kaki, bukankah itu pelecehan. “Sejak kapan aku suka bekasmu, kamu sentuh saja tidak.” “Dia itu mantan istriku.” “Sejak kapan kamu menganggapnya istri?” sinis Satria. Dia l

