29 :: Tugas Diandra

1238 Kata

Kemuakan Indah nyatanya tak bisa hilang begitu saja. Sejak ia melabrak Diandra, amarahnya tak kunjung reda. Makan malam yang seharusnya mengenyangkan sama sekali tak menggugah selera makannya. Padahal di depannya adalah makanan kesukaannya. Menu yang ia pesan pada asisten rumah tangga saat pagi. Aura kekesalan Indah nampaknya terasa oleh semua anggota keluarga namun tak satupun yang bersuara. Memilih untuk menghabiskan makanan terlebih dahulu sebelum bertanya masalah apa yang membuat ibunya begitu kesal. Satu persatu piring mulai kosong dan bertumpuk rapi di tengah meja. Sembari menunggu ibunya selesai, Citra berniat untuk mengisi piring kosong untuk diberikan pada Diandra. Indah bersuara. “Citra, kamu ingin membawakan Diandra makanan?” tanya Indah begitu ketus. Citra tersentak mend

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN