Anggap Saja Dia Sahabat

2372 Kata

Satu lagi masalahku, tepat ketika pertandingan penyisihan pertama melawan sekolah desa seberang timur. Hasan, kiper andalanku tidak diperbolehkan ibunya ikut. Dia harus membantu memarut kelapa agar bisa untuk makan dan biaya sekolah. Karena waktunya telah banyak digunakan untuk latihan, sepulang sekolah cuma membantu sebentar. Dan hari ini, tepatnya saat penyisihan pertama, ibunya tidak rela dan memintanya bekerja, hari ini adalah hari minggu. Kawan, terpaksa aku gunakan rumus tercepat dalam mengurus dunia. Sekali lagi dunia, Kawan. Aku membayar jam kerja Hasan, membayar uang sepuluh ribu pada Bu Siti. Padahal, biasanya Hasan membantu sekuat apa pun, paling hanya menghasilkan lima ribu. Bayangkan, memarut kelapa setiap satu kilo dinilai lima ratus rupiah. Padahal, berapa butir kelapa agar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN