💥“Pelukan itu... seperti teh hangat di pagi yang dingin: sederhana, tapi bikin semua rasa takut dan dingin menghilang seketika.”💥 .... Setengah berlari, Cindra berjalan menuju kolam renang sambil membawa sebuah kotak obat. Dilihatnya Leo tengah bersin-bersin sambil duduk gemetaran dibalik jubah renangnya. Di sampingnya tampak Mela, pelayan yang mengantarkan sarapan Leo, berdiri dengan wajah panik. "Hidungnya Mas Leo tersumbat, saya kasih inhaler yang ini, tapi kata Mas Leo salah. Ini bukan yang biasa Mbak Cindra pakai." Mela langsung berlari menghampiri Cindra. Cindra mengambil inhaler itu dari tangan Mela sambil menggeleng-gelengkan kepala. Ia sudah hafal betul. Bagi Leo, yang membuatnya sembuh itu bukanlah obatnya, melainkan siapa yang mengobatinya. Asal Cindra yang turun tangan

