Misi Yang Gagal

1120 Kata

Mela, pelayan yang biasa menyiapkan sarapan Leo, berdiri memandang Cindra dengan putus asa. Kedua tangannya memegang nampan besar berisi roti dan teh panas. "Apa alasan dia enggak mau sarapan?" Tanya Cindra. Mela menggeleng. "Mas Leo enggak bilang, Mbak. Cuma dari pagi-pagi tadi Mas Leo udah nelepon ke dapur katanya hari ini enggak mau sarapan. Tapi Bu Renata suruh saya antarkan. Sampai sana dia malah marah-marah." Cindra menarik napas. Drama Leo dimulai lagi. Ia tahu Leo masih marah. Dari semalam dia tidak membalas pesannya dan tidak mau bicara. Dia pasti kesal karena Mami memintanya bernyanyi di hadapan teman-teman arisan. Cindra mengambil nampan itu dari tangan Mela. Ia akan mengantarnya sendiri. Hari ini Leo tidak ada jadwal kuliah, dan jadwal kuliahnya sendiri baru dimulai siang n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN