part 48

1036 Kata

Semuanya berjalan tak sesuai seperti apa yang diharapkan. Jihoon yang kembali bisa melihat dunia dengan mata ibunya dan selalu senantiasa mendampingi Taehyung yang setiap hari kerjaannya meracau disamping ranjang pesakitan adiknya yang tak kunjung bangun dari tidur panjangnya. Setetes liquid bening selalu jatuh beriringan dengan bunyi chardiograf diruangan itu. "Saeng! bangun! kau sudah terlalu lama menutup matamu, jangan membuat hyung menyesal terlalu dalam"Demikian kata-kata syarat rasa sakit yang mendalam terucap dengan ciuman yang dibubuhkan pada tangan kurus nan pucat itu, Jihoon yang selalu menyaksikan semua itu dibalik pintu juga turut dihantui rasa sakit sebab dosa ibunya yang bagaimanapun harus ia tebus meski hampir semua keluarga Jeon memandang benci dirinya. Sementara keada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN