Jungkook berlari mengejar Ibunya, menghentak tangan Yoora kasar saat wanita itu mulai memasukkan beberapa baju ke dalam kopernya. "Eomma jangan berpikiran sempit dulu. Eomma sedang dikuasai amarah, kendalikan emosimu, bisa saja wanita itu berbohong"Yoora menatap penuh luka putra bungsunya, dia berjalan mendekat dan menangkup kedua pipi anak itu seraya berucap. "Mengetahui Appa-mu bermain dibelakang Eomma saja, itu sudah sangat menyakitkan sayang tapi Eomma bertahan demi kalian"Yoora mengusap kasar air matanya lalu kembali menatap si bungsu. "Dan Eomma tidak pernah menduga Appa-mu akan bermain sejauh itu sampai dia--- hiks hiks"Yoora tak sanggup menyelesaikan ucapannya dan Jungkook sontak langsung memeluk erat Ibunya. "Kau harus ikut Eomma atau kau tidak akan pernah melihat Eomma lagi"J

