BAGIAN EMPAT PULUH DELAPAN “mau kemana kak?” tanya Agil saat Silvia sedang duduk sambal memoleskan make up tipis ke wajahnya. “kepo,” balas Silvia “ish kepo itu tanda peduli,” bela Agil “mau pergi,” ucap Silvia sambal tetap focus memoles wajahnya. “yah pergi kemana ih?” kesal Agil karena Silvia seolah sengaja membuatnya penasaran. “rapat sekolah,” jawab Silvia “sama kak Leni?” tanya Agil lagi memastikan dengan kening berkerut. “enggak, dia udah nunggu disekolah mungkin. Sejak kemarin juga gak ada bales chat dari gue.” Ucap Silvia sedikit kesal, Agil yang sudah mengetahui rencana buruk Leni hanya bisa menghela nafas kesal. “lo itu kalau sahabatan jangn terlalu dekat banget kak,” ucap Agil berniat menyindir kakaknya. “apaan sih, emangnya kenapa?” tanya Silvia heran mengapa Agil bi

