# Arnetta menarik napas panjang dan menatap sahabatnya lekat-lekat. "Kinan....kau dan Hansel, kenapa kalian saling mengikat diri kalian satu sama lain hanya untuk saling menyakiti? Kau masih mencintainya tapi kau tidak ingin disakiti, dia mencintaimu tapi dia tahu....kau tidak akan pernah bisa memaafkannya apalagi dengan semua kejadian yang melibatkan Om Sanjaya. Kau dan dia sama-sama melukai diri sendiri." Ucap Arnetta. "Apa salahku? Aku hanya ingin membalasnya. Aku hanya ingin dia....." "Terluka. Sama seperti kau terluka karenanya." Arnetta memotong kata-kata Karen. "Haaahhhh..." Karen mendengus. Ia menunduk dan memejamkan mata. Arnetta pindah untuk duduk disamping Karen. Ia menarik tubuh ringkih Karen kedalam pelukannya. "Jangan menangis disini, kita akan terlihat seperti pasang

