Setelah namanya terpanggil Ara langsung masuk ke dalam ruangan dokter. Ia penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Ratu dan Devan tadi apakah benar atau hanya bualan mereka semata. "Dokter ada pasien yang bernama Ratu?" Dokter itu mengangguk. "Ada, baru saja datang periksa kandungan." "Hamil, Dok?" tanya Ara penasaran. Anggukan sang dokter membuat Ara terkejut, padahal ia sudah yakin Ratu tidak akan hamil, tetapi nyatanya dia hamil juga. Ih mana bisa begitu, kok bisa hamil sih? Bisa gede kepala tuh si Ratu. "Iya, usia kandungannya baru 1 bulan. Ngomong-ngomong apa keluhan Ibu Ara?" Ara tersadar dari lamunannya kemudian memegang perutnya. "Ini, Dok, mulai saya bangun tidur tadi, saya tidak merasakan pergerakan di perut saya, biasanya dia aktif menendang, tetapi sekarang benar-benar a

