Setelah pulang dari kantor, Ara langsung ke salah satu club untuk menghadiri undangan temannya di London dulu yang sama-sama berasal dari Jakarta, sebenarnya Ara malas, karena lelah sekali, tetapi karena menghargai temannya itu, jadi ia datang ke pesta ulang tahun walau masih dengan pakaian kerja dan muka kucel dan lelah. Jujur, Ara bukan orang yang terlalu suka dengan hingar bingar musik disko, apalagi lampunya bikin sakit mata, ia berencana hanya untuk datang sebentar menampakkan wajah dan memberikan hadiah untuk temannya itu, setelah itu ia akan segera pulang, mau seperti apa pun, Ara tidak suka tempat terkutuk seperti ini, walaupun Ara juga adalah perempuan modern, tapi bukan berarti ia harus berteman dengan dunia malam. Ia pun masuk ke club itu dan langsung menghampiri teman-temannya

